Kamis, 12 Agustus 2010

Aku dan Bintang



Padang bintang di malam hari ..

Kau menyimpan jutaan pesan dari seluruh umat manusia..

dan semua itu untuk orang-orang yang dicintai

Baik yang masih ada ataupun yang telah tiada..

Hei.. Coba pandanglah satu bintang sebelum kau memejamkan kedua matamu..

Pada TUHAN aku menitip banyak pesan yang telah bertahun-tahun ku simpan..

dan IA mengatakan, telah menuliskan dan menyingkat seluruhnya di bintang-bintang itu..

rasa yang tertinggal, tertahan dan kaku di mulutku..



"Gadis jelita, kau tak perlu menunggunya lebih lama lagi untuk memandangku.. sekarang akan ku sampaikan semua pesan-pesan dan doa untuk pria yang kau cintai ini.. ". Sang Bintang menyapa Gadis itu.
"Ta..tapi, bagaimana kalau dia sampai marah??".
"Tidak ada orang yang tak suka, jika dicintai.. sudah saatnya pria ini mengetahuinya.. kau tenang saja, Dia sedang duduk-duduk memandangku.. dari sisiku yang lain". Bintang mengedipkan satu matanya pada si gadis.

Hei kau yang sedang membaca tulisan ini, yaa... Kau! Kau seorang Pria yang tlah dicintai wanita ini sejak lama... aku hanya ingin menyampaikan perasaannya, untukmu yang teramat dalam.. tolong dengarkan dengan telinga jiwamu...

Aku tak pernah mengetahui maksud TUHAN
Mengapa IA membuatku begitu mencintaimu?
Mencintai seseorang yang takkan pernah mungkin menjadi kepunyaanku??
dan Mengapa sampai airmata terjatuh, padahal kau tak pernah menyakitiku??

Aku sangat ingin meneriakkan semuanya kepadamu..
TAPI.. tetap tidak akan ada yang berubah
Aku hanya bisa bermimpi untuk bisa berlari ke pelukanmu
Mimpi itu terasa jauh lebih indah.. Nah, lebih baik biarkan aku tidur untuk seterusnya

Aku masih selalu diam di dalam PENGHARAPAN
karena TUHAN mengatakan..
Bersukacitalah di dalam pengharapan
Bersabarlah di dalam kesesakan
Berdoalah di dalam kekhawatiran

Aku akan tetap menunggu..
Hingga batas sang waktu, tak lagi berputar
Sampai denyut nadi terhenti..
Aku tetap selalu menanti..

Aku berjanji di atas nama CINTA
cintaku untukmu.. sampai ku menutup mata.....


"Wah, Terima kasih sudah mau membacanya..! Sekarang tugasku selesai!".
Bintang berbalik memandang ke sisinya yang satu, tempat si Gadis sedang menatapnya. "Gadis kecil, aku sudah menyampaikan padanya.. tersenyumlah sekarang, karena ia telah mengetahuinya..".
Gadis itupun tersenyum, dan menutup kedua matanya.

Gadis kecil dan bintang tersenyum bersama, melihat Pria yang dicintainya itu hanya diam memandangi puisi yang tertuliskan jelas di langit, "Kini semuanya telah menjadi nyata...". "Ya.. aku hanya berharap kebahagiannya saja.. dan Kerelaanku tlah membawa kelegaan untukku...".

rachelgerrardsitumorang.©copyright.mac.2010.Chelzco™

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar