Minggu, 05 September 2010



Aku berdiri dan terdiam disini..
Untuk selalu memperhatikanmu
Adakah pernah kau melihatku?
Adakah pernah terlintas aku di benakmu ?

Kaulah alasan mengapa airmataku selalu jatuh di atas piano yang kumainkan
Karena aku menyanyikan, senandung-senandung sedih dan sepi..

Kaulah alasan, mengapa sayap sebelahku patah
Sehingga aku tak mampu terbang lagi, dan mencoba mencari cinta yang lain...

Bisa membantu , memperbaiki sayap itu untukku?
Yang terpatah, karena kesadaranku..
"Takkan pernah bisa memilikimu...."

Aku yang selalu bisa membuatmu tersenyum
Ketika kau merasa duniamu terlalu berat
Aku yang selalu siap berada di sisimu
Ketika kau membutuhkan seseorang
Tapi pernahkah kau menyadari, bahwa aku melakukan semua itu.. Karena Aku Begitu Mencintaimu??

Dia..
Hanya dia yang selalu ada di matamu..
Ya, mungkin dia terlihat lebih menarik dariku
Sehingga, aku semakin tak kelihatan di matamu
Dia orang yang selalu kau banggakan
Orang yang selalu kau puja
Orang yang selalu kau rindukan
SADAR tidak, kalau kau tidak di anggap apa-apa di matanya??

Aku sedih..
Setiap kali, kau harus berdekatan dengannya..
Rasa perih itu , mengguncangku hebat..
Cobalah lihat ke mataku...
Lihat lebih dalam....
Aku ingin kau melihat hatiku.. yang selalu berteriak memanggilmu..
Perhatikanlah... Kau telah menemukan orang yang selama ini kau cari...

Sehancur apapun harapan itu, aku masih selalu berharap dan selalu..
aku berdoa.. agar Tuhan memasukkan aku ke relung hatimu..
Membuatmu mampu mencintaiku...

Selalu berusaha ikhlas dan tulus..
jika memang perasaan ini hanya bisa terbenam dalam palung jiwaku yang terdalam..
Jika hanya bisa terkunci kaku di sudut-sudut bibirku...

Aku yang bisa berada di sisimu
Namun aku tak pernah berarti apa-apa untukmu

Jika memang sudah jalannya seperti itu...
Aku akan menerimanya...
Mungkin kau bukan cinta sejati yang di kirimkan untukku..

Aku tak sanggup lebih lama disini...
Karena diam memendam semuanya, akan membunuhku perlahan-lahan..
Seperti irisan-irisan yang ditorehkan oleh pisau yg sangat tajam dalam setiap langit hatiku

Aku akan pergi.. namun bukan untuk menjauhimu
Aku hanya ingin belajar, bagaimana caranya bernafas tanpamu..
Bagaimana memperbaiki sayap yang patah dan hati yang tlah terluka ini..
Bagaimana agar aku bisa melepaskanmu, untuk kebahagianmu....

Maaf.. Jika hanya dalam surat ini, mampu aku ungkapkan seluruhnya...
Lidahku terlalu kelu untuk mengungkapkannya..
Aku takut.. kau akan menjauhiku...
Jika aku langsung mengatakan semuanya padamu..

Tidak... !!
Itu jauh lebih menyakitkan.... lebih baik aku yang mundur..

Sebelum aku pergi,
aku ingin kau mengingat sesuatu...
Namamu akan terukir selamanya di hatiku...
Selamanya...
Sampai aku menutup mata dan hidupku..........

rachelsitumorang.©Copyright.mac.2010.Chelzcoentertaiment™

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar