Langsung ke konten utama

Penyesalan dan Kenangan yang ditinggalkan...




Ketika kita mengakhiri atau kehilangan hubungan dengan seseorang yang berharga bagi kita, hal yang terpedihnya adalah KENANGAN. Semua hal-hal yang telah kita lewati bersamanya... dalam tawa, tangis, marah, sedih...

Tempat-tempat yang sering dikunjungi, aktivitas-aktivitas yang selalu dilakukan bersama... foto-foto bersamanya.. benda-benda pemberiannya.. pesan-pesannya.. Sifat menjengkelkannya.. Senyuman manisnya.. cara dia memperlakukanmu.. hanya akan memedihkan hati. Meskipun sebenarnya, hanya itulah yang bisa kita bingkai dalam hati kita. Hanya Kenanganlah yang dapat ditinggalkan dan sebuah nama dalam ingatan memori sepanjang masa. :)

Baik itu sahabat , mantan kekasih.. keluarga.. atau lainnya..

karena itu.. selagi seseorang yang kamu sayangi atau seseorang yang menyanyangimu itu masih mampu ada disisimu... MESKIPUN, sifatnya menyebalkan dan menjengkelkan sekali! Sehingga tak jarang, mulutmu mengutuk atau menyumpahi..... --- sayangi mereka :) sebelum semua hanya bisa menjadi kenangan bisu.

terkadang, apa yang kita sayangi, tersimpan keburukan di dalamnya dan apa yang kita benci  tersimpan kebaikan di dalamnya...

Jagalah mereka baik-baik. Kau takkan pernah tahu apa yang dapat terjadi se-menit, se-jam atau se-hari lagi. Jangan biarkan mereka pergi begitu saja tanpa mereka tahu bahwa sebenarnya kau menyanyanginya. Jika mereka telah pergi meninggalkanmu, KAU HANYA BISA MENYESALINYA tanpa bisa berkata-kata apapun.

Kalau memang kau sangat menyanyangi seseorang, kau takkan bisa lama-lama JAUH darinya. Apalagi marah yang berlebihan. Kau takkan bisa membencinya dengan perasaan sayang.
KALAU SEBALIKNYA, sebaiknya kembali perhatikan ke dalam hatimu. Jangan pernah sekalipun mempermainkan hati orang lain hingga ia tenggelam ke dalam perasaanya yang mampu membunuhnya.   

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan.. kalau kau tak ingin berpisah.. selalu genggam erat seseorang itu dalam hatimu. Digenggam bukan berarti kau tak memberikan kebebasan lagi... namun, dihatimulah kau menggemgamnya dan tanganmu melepasnya bebas.....

tetaplah pedulikan seseorang, meski ia tak kau anggap apa-apa dimatamu. apalagi, jika ia adalah seseorang yang sangat mengasihimu. Orang seringkali tak menghargai dan mensyukuri terhadap apa yang telah mereka miliki, hingga akhirnya mereka kehilangannya dan hanya dapat terdiam sendirian dalam penyesalan yang mendalam..

Orang yang kita pikir sangat menyanyangi kita, takkan mampu MENJAUH dari kita.
Lalu kita mulai menyepelekan dia, kita menyakitinya... kita merasa selalu akan ada MAAF darinya. SALAH BESAR ! mungkin untuk beberapa kali, mereka dapat sabar menghadapi segala tingkah laku kita TAPI akan ada akhirnya semuanya berada di puncak kejenuhan...
karena apa ?mereka juga manusia biasa, sama sepertimu.


Jika kau terlalu emosi, dan melimpahkannya ke aku
aku dapat mengerti

Jika kau terlalu sibuk untuk tidak menyapaku, menemuiku, membalas pesanku, mengangkat teleponku..
aku dapat mengerti

Jika kau berlaku kasar dan marah padaku karena ada kesalahanku
aku dapat mengerti

Jika kau selalu membicarakan aku dibelakangku, 
karena sifatku yang tak kau suka atau tak pantas dimatamu
aku dapat mengerti

TAPI jika akhirnya aku harus BERHENTI mencintai/ menyanyangimu
itu adalah giliranmu untuk DAPAT MENGERTI :)


RachelSitumorang.©Copyright.mac.2010. Chelzco Entertaiment

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saran buat para calon "Jurusan Kedokteran"

Waktu zaman kuliah, zaman abege.. aku mendengar curhatan dari salah satu dosen mudah di kampusku,  dr. JS di suatu ruang tutorial tentang susahnya kedokteran ini. Seketika rasanya dia sedang menguatkan penolakan dalam batinku, aku mau berhenti kuliah dan ambil jurusan sutradara! Harapanku seperti layangan terputus tak tergapai. SIAPA YANG SURUH AKU KEDOKTERAAAN?!! udah otak pas-pas, di gas belajar keras pun mentok-mentok segitu. (yah, aku tahu otakku tapi aku juga tahu dengan Siapa aku berjalan, The Keeper of the Heaven and Earth). Namun mengetahui orangtuaku lebih galak daripada Hitler, aku mengundurkan niat untuk keluar dan menguburnya ke dalam samudera atlantik. *dramatis*
Biar adek-adek tahu *sok tua*, gimana hidup mahasiswa FK zaman sekarang emang kebanyakan yang seperti ini:
Anak FK di mata masyarakat umum HAHAHAHA, mumet banget soalnya. Belum lagi kalau udah masuk masa koas/koskap/kepaniteraan klinik ya. Buset kalau itu nggak tahu lagi gregetnya gimana. Digiling, diinjak, diput…

Jagalah hati pasanganmu :)

Dari awal mengenalmu, caramu untukku memang tidak ada yang spesial. Aku ini wanita, wanita suka diperlakukan istimewa oleh mereka yang katanya "sayang" padanya. Jagalah hatiku.... sejak awal sudah ku katakan. AKU INI RAPUH :) sekali saja sentuhan kasar, itu akan jadi serpihan. Berusahalah untuk menjaga hati orang yang menyanyangimu karena ketika kamu sudah mengecewakannya , seribu kata maaf pun tak berarti apa-apa lagi.
Kau angkuh karena dicintai. Mungkin aku memang perempuan kesekian dari yang pernah bersamamu tapi aku BUKAN kesekian dari mereka yang bisa dibodohi olehmu :).  Jika TUHAN menciptakanmu menarik, mengucap syukurlah untuk pekerjaan tanganNya bukan untuk disombongkan apalagi itu di depan pasanganmu sendiri.
Tadinya aku mengira dirimu seperti perkataanmu. Kamu yang kata orang-orang itu baik tapi sama aja tuh. Namamu yang dulu harum kudengar kini berubah menjadi hembusan abu. Buat mereka mungkin kamu indah tapi sekarang kamu udah BEDA dimataku.
Kalau memang kamu menya…

Perbedaan Membantu dengan Melayani

Kalian Tahu Perbedaan antara Membantu dengan Melayani  ? :)

Penting : Mat 20:28 : Sama seperti Anak Manusia  datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani  dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan  bagi banyak orang.Markus 9:35 : Yesus duduk, lalu memanggil kedua belas pengikut-Nya itu. Ia berkata kepada mereka, "Orang yang mau menjadi yang nomor satu, ia harus menjadi yang terakhir dan harus menjadi pelayan semua orang."(BIS) Bercita-cita jadi PEMIMPIN? Kita harus jadi pelayan :)

Membantu itu identik ke upah sementara melayani adalah Ketulusan
Membantu biasanya digambarkan antara tangan ke tangan yang saling menopang sementara melayani biasanya digambarkan dengan kedua telapak tangan terbuka ke atas menggambarkan 'Kesiapan' seseorang atau istilah tangan yang terbuka sebagai gambaran siap untuk menolong kapan saja atau juga sering digambarkan tangan yang sedang mencuci kaki seseorang.

Pembantu belum tentu sepenuhnya berhati hamba tapi pelayan sudah pasti s…