Kamis, 03 Februari 2011

History behind my blog title , "Ugly Duck".



"Dahulu kala, adalah sekelompok bebek yang tinggal di tepi sungai. Mereka terdiri terdiri dari Pak Bebek, Ibu Bebek, dan telur-telur bebek yang sedang dierami oleh Ibu Bebek. Suatu hari telur-telur itu menetas satu persatu. Pak Bebek senang bukan main, Ibu Bebek pun demikian. Sambil memperhatikan telur-telur yang menetas satu persatu, ia pun tersenyum dan memeluk satu persatu anak bebek yang sudah lahir itu. 

Namun pada telur yang terakhir menetas, yang keluar bentuknya sangat berbeda dengan saudara-saudaranya. Bila Ibu dan Pak Bebek berwarna kuning keemasan dan berparuh oranye serta berbunyi “Kweek..kweek..” maka anak bebek yang terakhir ini berbulu kehitaman dan berparuh kecoklatan, wajahnya tidak secantik saudara-saudaranya, dan suaranya pun berbeda, “Ooork..ooork…” 

Pak dan Ibu bebek pun bertengkar hebat. Pak bebek merasa anak itu adalah hasil perselingkuhan Ibu bebek dengan mahluk lain, sedangkan Ibu bebek tidak terima dituduh seperti itu. Pak bebek pun pergi meninggalkan Ibu bebek. Sementara itu si bebek kecil yang buruk rupa tadi pun diejek oleh saudara-saudaranya yang lain. Namun demikian, si bebek kecil yang buruk rupa itu tetap mengikuti kemanapun induknya pergi, walaupun induknya tidak pernah sekalipun memperhatikannya. 

Semakin besar, semakin berbedalah dia dengan saudara-saudaranya yang lain, dan hal ini sangat memalukan bagi Ibu bebek. Apalagi si bebek buruk rupa ini ternyata tidak bisa berenag sebaik saudara-saudaranya yang lain. Pada suatu hari, saat sedang berenang bersama Ibu dan saudara-saudaranya, sang bebek buruk rupa ini tertinggal jauh di belakang.. Ia kemudian memanggil-manggil ibunya dengan suaranya yang jelek itu, namun tidak ada sahutan.. 

Akhirnya ia pun berenang menyusuri sungai untuk mencari keluarganya kembali, berhari-hari ia lalui tanpa menyerah, hujan angin ia terpa tanpa kenal lelah, hingga akhirnya ia benar-benar putus asa dan menangis sedih di sudut sungai… Tangisannya begitu meyayat hati, ia masih begitu kecil, belum mengerti mengapa ibunya meninggalkannya dan tidak pernah sayang padanya, padahal ia anaknya.. mengapa langit begitu kejam padanya… mengapa… tangisnya.. 

Tak lama, datanglah dua ekor bebek yang ajaibnya, sama buruknya dengan bebek buruk rupa itu, bahkan suaranya pun juga sama! Mereka mendatangi bebek kecil yang sedang menangis itu dan menghiburnya. Tak lama, datanglah induk mereka yang mencari kedua anaknya yang tiba-tiba menghilang, dan terlihatlah oleh bebek buruk rupa itu seekor angsa yang sangat cantik.. lehernya panjang… dan wajahnya menyiratkan kasih dan sayang…
Begitu melihat bebek buruk rupa itu, ia pun bertanya padanya:
“Wahai mahluk kecil,mengapa engkau menangis?”
“Saya kehilangan induk saya…” jawab si bebek sambil menangis.. “Induk saya tidak mau saya lagi..karena saya berbeda dengan saudara-saudara saya.. mereka cantik-cantik dan pandai berenang seperti saudara-saudara saya yang lain.. waktu baru lahir, saya sudah dibenci oleh ibu saya, karena saya tidak seperti mereka…dia tidak pernah menyayangi saya… katanya saya bukanlah anaknya…karena bulu saya tidak kuning keemasan seperti mereka… paruh saya tidak sama warnanya dengan mereka.. dan suara saya sangat jelek…Ibu selalu berkata bahwa saya adalah bebek yang salah lahir..” 

“Wahai mahluk kecil, jangan menangis… memang benar kata Ibu kamu, kamu berbeda dengan saudara-saudaramu yang lain.. mereka memiliki apa yang tidak kamu miliki…dan sebaliknya kamu juga memiliki apa yang tidak mereka miliki…
Nah, sekarang lihatlah air yang mengalir di bawahmu, pandanglah wajahmu… lihatlah persamaan antara dirimu dan anak-anakku…” 

Sang itik pun melihat pantulan dirinya sendiri di air dan mendapati bahwa dirinya ternyata sama dengan kedua anak itik tersebut...
“Ya… kamu bukanlah anak bebek… kamu adalah anak itik… memang saat ini rupamu buruk, tetapi aku yakin kelak kamu akan menjadi secantik aku… kemarilah nak, anggaplah aku ini Ibumu…”
Sang itik kecil itupun mendekati induk Angsa yang cantik dan merasakan kehangatan dibawah pelukan sayapnya yang penuh dengan kasih… ia pun tak lagi bersedih… 
Kemudian sang itik kecil pun ikut bersama dengan induk angsa kemanapun mereka berenang, sekarang sebagai itik yang bangga, karena ia mempunyai keluarga yang menyayanginya… dan pada suatu kesempatan, ia berpapasan dengan keluarga bebek yang pernah membencinya, ia pun berasa bangga saat melewati mereka… dan anak-anak bebek itupun hanya terbengong-bengong saja melihatnya…"

Baiklah, ini adalah sebuah dongeng yang menjadi asal mula nama blogku ini. Sewaktu aku kecil, aku selalu menangis menonton ini. Rasanya apa yang dialaminya seperti apa yang aku alami. Aku sering mendapat olok-olokan, hinaan, dijauhi, dianggap tidak ada "Miss Invisible". Ya, aku akui, dari SD aku memang jelek, gak ada bagusnya kemana-mana. Udik, kucel. hahaha.. zzz
Ingat aku waktu SD kelas 4, seorang temanku bernama N***A .T. berkata seperti ini, "Eh, gak usah banyak gaya kau ! ga perlu ngomong kau sama kami !! urus aja bando busuk kau itu!! berapa tahun gak kau cuci itu??!!". cuma gara-gara aku ngeliatin dia karena kagum, dan  ikut tertawa karena bercandaan mereka lucu. Iya memang bandoku itu gak pernah aku cuci. Karena aku begitu menyukainya, bando pink hadiah dari bibiku yang dibelinya di Matahari. Bandoku satu-satunya, aku rasa dengan itu aku bisa cantik di pandangan mereka. ternyata sama aja. Sejak saat itu aku tak lagi memakainya.
Iss.. Tuhan Yesus.. rasanya waktu itu...... sakiiitt kalilah.. sakitt.... sebaik dia ngomong gitu, aku langsung menunduk dan nangis. #airmatamenitik# :'D
tapi weee.... kalian semua yang pernah nge-rendahin aku , nge-rendahin keluargaku... sekarang enggak lagi lah kan ? :p
Ahh.. itu baru sedikit opening dari flashback masa lalu. disini semua peran main, baik keluarga, lingkungan sekitar, etc. dari banyak hal yang telah kuhadapi, akhirnya membentuk karakterku menjadi TERTUTUP, PEMALU, CUEK, PENDIAM, MINDER, PENAKUT.. dan sampai sekarang, belum semua bisa kuhilangkan. Itu sebabnya, kalau sekarang banyak adam-adam bilang aku cantiklah, inilah.. ga sepenuhnya juga aku dengarin. karena semua yang ku dengar di lalu itu begitu membekas. tapi satu yang kupegang : AKU belajar untuk tidak sombong dan selalu mengucap Syukur untuk mereka yang menyanyangi aku meski tak dapat ku balas semuanya. :)
Aku gak itik buruk lagi kok :'D . udah cukup cantiklah aku wee.. HAHAAHAHHA #najis# ckck..  ga begitu memalukan lagi kok, dibawa kemana-mana. bajuku juga udah bagus , handphoneku bagus... bukan mau sombong.  Aku hanya ingin bilang, jangan suka merendahkan orang lain.. :) sekaya apapun dirimu, sehebat apapun dirimu.
Kau sekarang boleh kaya, tapi mari kita lihat besok.... 
aku sering bilang di blog , "Ini hidup, kau tak bisa memprediksi apapun ke depannya...".
Yasuwlaaa... inilah hidupku.. dan aku bangga dengan diriku sendiri, meski terkadang aku rapuh dan hancur. tapi kayak kata temenku kuliah sekarang namanya Rahmat Rivai, orang paling santai dan gokil sejagat raya. "Hel, kita itu harus ada nangisnya juga.. ga senang-senang aja..... harus ada itu.. sebulan sekali gitu.. kalo gak, gak plong gitu..".
hahahaha.. aku hanya ngakak, " Kayaknya seloww kali hidupmu ya boss..". 
"Harus ! harus wak.... dapat-dapat disitunya semua itu nanti ! ga usah capek kali mikiri yang hidup ini ! seloo aja.... bawa santai...".
Benar-benar gilak satu orang ini, tapi bener juga semua apa yang dia bilang. Dia salah seorang motivatorku.. :D 
Semoga ini sudah cukup menjawab, bagi pertanyaan teman-teman yang menanyakan mengapa judul blog ini, "Ugly Duck , Diary..".  dan berharap akhir ceritaku, bisa sebahagia dongeng-dongeng yang sering aku baca dan fantasikan. hehehe...
back to rahmat quote, "SEBERAT APAPUN HIDUP INI KAU RASA, BAWA SELO AJA. DAPAT-DAPAT DISITUNYA ITU SEMUA.. dan sambunganku , "Serahkan semua ke dalam tangan Tuhan,  biarkan tangan ajaib-Nya bekerja dalam hidupmu.. dan selama kau masih dapat berusaha... berusahalah sebaik-baiknya....".
ini theme song untuk Ugly Duck . Miss invisible - Marie Digby

rachelsitumorang.©copyright.mac.2011.Chelzco Entertaiment

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar