Kamis, 03 Februari 2011

Pelajaran Bijak hari ini...

Hari ini aku dapat menyimpulkan sesuatu tentang masalah atau beban hidup yang dialami oleh kita sebagai manusia. Melalui buku-buku, internet dan beberapa orang bijak itu memberikan ilustrasi yang luar biasa.

F.B Mayer seorang pendeta Babtis asal Inggris pernah memberikan sebuah ilustrasi tentang proses yang menghasilkan kualitas ini seperti berikut: Sepotong besi seharga $2.50, kalau di tempa menjadi tapal kuda akan menjadi seharga $5. Jika ditempa menjadi jarum, harganya naik menjadi $175. Kalau ditempa dan dibentuk menjadi pisau silat harganya akan berlipatganda menjadi $1.625. Kalau dibentuk menjadi jarum penunjuk arloji, harganya melonjak lagi menjadi $125.000.

Setiap tempan dan pembentukan terhadap besi tersebut akan meningkatkan nilai jualnya. Lebih banyak di tempa, dipukul, dibakar, maka nilainya semakin tinggi. Demikian juga dengan manusia. Jika Anda mengalami banyak pembentukan, tempan, dan ujian, maka karakter mulia yang ada di dalam diri Anda semakin terbentuk.

Ingatlah bahwa Anda tidak perlu menjalani kehidupan ini dengan tergesa-gesa, nikmatilah prosesnya dan “Biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang,”

dan selain cerita FB Meyer ini, ada seorang bijak lagi dalam seminarnya yang memberikan suatu perumpamaan.
Dia berdiri di atas podium sambil mengangkat uang $100. dia bertanya , 
"Siapa yang mau ini??". 
seluruh peserta seminar mengangkat tangan. 
"Baiklah..". Lalu orang bijak itu menginjak-injak uang itu hingga lecek. Dia kemudian mengangkatnya lagi, "Masih ada yang mau ini??". tangan yang terangkat mulai berkurang.
Orang bijak itu tersenyum, kemudian dia meremas-remas uang itu, menginjak-injaknya dan menggesek-gesekkannya dengan lantai yang kotor hingga bentuk uang itu sudah buruk. lalu dia mengangkatnnya kembali.
"Siapa mau uang ini...??".
tangan tetap ada terangkat namun hanya beberapa saja.

Dari cerita ini, orang bijak itu mengatakan. "Uang yang di tangan saya ini, akan bernilai jual jika keadaanya masih bagus, no. serinya masih jelas, dll. Tapi jika disamakan dengan keadaan dirimu, meski kau terjatuh, hancur, rusak dan terbentuk.. 
kau tetaplah manusia yang BERNILAI di mata orang yang mencintaimu....".

Tidak perlu takut melangkah, selama kau masih memiliki orang-orang yang mencintaimu. Setiap masalah yang kau hadapi dalam hidupmu, adalah Tuhan mau. Ia mau menempamu menjadi Pribadi yang lebih baik lagi. dan memiliki nilai jual yang TINGGI.

Semoga Bermanfaat. 
Tuhan Yesus Memberkati. :)

Nb : kayak betul kalii laa kan wee artikelku ini.. ckck... щ(ºДºщ) щ(ºДºщ)
hahaha.. tapi namanya usahaa..usahaa.. biar agak semangat sikit yang hidup ini.. ;)
( •̃͡-̮•̃͡) /(y)
 <ŠÏ  
  _/ \_

rachelsitumorang.©Copyright.mac.2011. Chelzco Entertaiment

1 komentar:

  1. Usaha sech usaha...
    tapi belajar juga kale bugh...

    bentar lagi ujian blok-G3, persiapan juga harus matang...

    OKAY...

    Mo tau sapa aku ???
    jawaban nya adalah "Num quam Soli Vadete"
    klo ndak tau juga kelewatan lah...

    satu lagi kata kunci na...
    "saya itu orang yg mengenal perempu an bernama CHINTYA"

    BTW, artikel na kereeeeeeen abizzzz koq...
    Saluuuuuuut dech...

    BalasHapus