Kamis, 14 April 2011

Hidup dengan Tulus

"KEBAIKAN seseorang itu biasanya tidak di dingat oleh ORANG-ORANG, tapi kalau keburukannya itu pasti..." 

yaa itu sangat wajar bagi dunia sekarang ini. Zaman sekarang cuma dengan modal BAIK dan TULUS dicampakkan orang. kenapa? KARENA Lebih banyak orang MUNAFIK di dunia ini. Jadi sekiranya pun hatimu bener-bener TULUS, mereka pasti berpikir, "Alaaaa, munafik juganya dia itu...!". dan lain sebagainya.

Tapi walau begitu, TETAPLAH berbuat baik tanpa lelah. Rasul Petrus juga mengatakan, "Janganlah jemu-jemu berbuat baik". Manusia mungkin memandangmu rendah, sok suci, dan apalah itu...! tapi ingat kau masih punya BAPA, meskipun di alkitab ada tertulis, "Kesalehan manusia itu hanyalah seperti kain kotor", kita tetap harus berbuat baik dengan ketulusan. Berbuat kebaikan berarti salah satu tanda, bahwa kau benar-benar mengasihi Tuhan.
HUKUM terutama itu : kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan kasihilah Sesamamu seperti dirimu sendiri.

Memang, bukan perbuatan baik juga yang membuat kita masuk Kerajaan Surga, tapi Keselamatan dari Tuhan Yesus. Kau mau berbuat baik apa enggak bukan itu yang menentukan kemenanganmu di surga... tapi balik lagi, anak Tuhan, orang percaya atau Anak terang pasti tetap BERBUAT BAIK apapun yang terjadi.

Selain baik, kau harus bisa CERDIK. Baik biasanya identik dengan Cerdik. tapi kalau JAHAT identik dengan LICIK.
"Tulus seperti merpati dan Cerdik seperti Ular"


Juga JANGANLAH mencari KESEMPURNAAN...
tidak ada yang sempurna, kalau pun ada yang mencapai standart kesempurnaan, dia pasti mencari orang yang LEBIH SEMPURNA juga dari dirinya.
carilah orang yang ENGGAK sempurna. Baik pacar atau persahabatan. 
Carilah yang sama-sama saling membutuhkan pertolongan, membutuhkan kasih, perhatianmu. karena orang sempurna, PASTI tidak membutuhkan itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar