Langsung ke konten utama

Someday, you'll understand :')

Aku sering mendengar curhatannya, tentang laki-laki yang dia sayang dan AKU BAHAGIA. Tapi bahagiaku, bukan karena laki-laki yang dilukiskannya indah dengan imajinasi namun ekspresi wajahnya yang begitu bahagia ketika bercerita. AKU SAKIT, karena wanita ini tak pernah tahu bahwa aku juga selalu menceritakan dia pada orang-orang terdekatku dengan ekspresi yang sama.
Aku tidak tahu, apa aku harus bersyukur dan bahagia karena kau menjadi sahabatku atau aku harus menderita selamanya karena tak pernah bisa lebih dari itu? Bagaimana bisa aku berhenti memikirkanmu, kalau setiap hari kita berjumpa, bercerita dan bermain bersama seperti dunia ini hanya diisi oleh persahabatan kita saja.
Harusnya aku bahagia karena aku bisa jadi sahabatmu :'). Setidaknya aku masih bisa bersamamu dari pada tidak sama sekali. Hampir semua tentangmu aku tahu, jauh dari 'dia' yang baru mengenalmu. Aku selalu punya cara bagaimana membuatmu tertawa, mengusap airmatamu dan membuatmu bahagia kembali. TAPI dia? dia hanya membuatmu bahagia sementara dan lebih banyak membuatmu terluka! Kalau begitu, KENAPA KAU MASIH SAJA MEMILIH MENCINTAI DIA?!
Kau datang padaku tersedu-sedu dengan airmata karena ulahnya dan aku harus mencari cara bagaimana membuatmu agar kembali tertawa. Semntara aku mengorbankan segala cara hanya untuk membuatmu melupakan rasa sakit yang ditorehkannya. Dia apa?! dia selalu menerimamu ketika kau ceria! tidakkah itu menyakitkan? ha? LALU bagaimana denganku?! Siapa yang dapat mengubah rasa perih dihatiku ini ?? Ibuku kah? Ayahku? Saudaraku? Kau? TIDAK! HANYA TUHAN yang bisa mengerti dan dapat mengubah betapa dalam rasa sakitnya dan retakan-retakan yang tlah kau buat ; termasuk melalui kau juga........ lagi ! 
APAKAH YANG DIA PUNYA DAN TIDAK AKU MILIKI ? 
Kau minta yang tampan, aku sudah sangat tampan dari lahir :p. Kau minta yang sixpack, aku sudah berlatih ke gym hanya untukmu. Kau minta aku memotong rambut seperti artis kesukaanmu, sudah juga. Aku juga sudah merubah styleku seperti yang kau inginkan. Kau cari pria lucu dan aku selalu membuatmu tertawa.... kau mencari seseorang yang menyukaimu apa adanya, juga sudah. Kau mencari pria yang romantis, aku sudah belajar mencobanya. Kau mencari seseorang yang mencintai Tuhan, aku juga sudah. APA YANG SALAH denganku, ------- ? -.-
Kenapa untuk dicintai olehmu sangat sulit? Lebih mudahkah trigonometri, limit, bahasa pascal komputer dan pecahan bagiku daripada mendapatkan perasaan cintamu itu? Kenapa dia yang lebih pantas dari aku? :') sayang sekali, kau tak bisa melihatnya. Kau sangat  menyia-nyiakan aku.
Aku sudah lelah berpura-pura untuk menutupi kesedihanku ini di hadapanmu. Bertingkah konyol dan seakan-akan selalu mendukungmu dengannya. Mau berkata jujur tentang dia? yang ada kau marah padaku nanti, karena aku membuat dia jelek di hadapanmu. Lebih gawat lagi ya? Mau mengaku kalau aku sayang kau, yang ada nanti kau malah MENJAUHI aku. Hal tergawatnya ini, WT....! Aku tak mengerti kenapa diantara cinta dan persahabatan itu hanya dipisahkan oleh sehelai benang.... apa memang setiap lawan jenis yang bersahabat akan berubah menjadi CINTA akhirnya?
Tapi.... jika memang harusnya seperti ini, aku akan menjalaninya. Aku akan berjuang untukmu sampai titik terakhirku. Aku akan mengikuti langkahmu dalam diam. Bertindak sebagai seorang prajurit perang, tahu kapan memulai dan kapan harus berhenti. Eh, berhenti? tidak.. aku rasa tidak akan bisa. Mungkin aku hanya menghilang dari hadapanmu sampai perasaan ini memudar dengan sendirinya. Apa mungkin kau akan mencariku saat aku menghilang? :P Aku sangat berharap itu terjadi. Dimana waktunya kau dapat menyadari bahwa sahabat priamu ini mengasihimu seperti dirinya sendiri. (tentunya tidak ada apa-apanya dibanding rasa cinta Tuhan kepadamu). Aku berani bertaruh dengan siapapun laki-laki yang pernah dekat denganmu, bahwa aku yang terbaik untukmu :p. #ngarep gila# 
Aku tak menyalahkanmu sepenuhnya atau menyalahkan siapapun. Bisa saja aku telat menembakmu kan? atau kurang tahu bagaimana caranya menjadi PRIA yang tepat dihatimu meski aku sudah melakukan semua yang kau inginkan. Seperti apapun aku berusaha menyamakan diriku dengan keinginanmu, CINTA itu tetaplah cinta. Hanya lima huruf itu yang tidak ada dihatimu, untukku. Aku heran, yang kemana ajanya selama ini panah yang ditembakkan cupid milikku itu?! Eh... ini apa? ya ampun, aku baru sadar! ternyata seluruh panahnya berada di dalam dadaku sendiri! hahaaha... lol :'D Sepertinya cupidku pemanah pemula, dia harus aku ajari lebih banyak lagi. 
Dan semogalah ketika kau sudah menyadari segalanya, aku masih untukmu :).  Akan sakit sekali rasanya ketika kita terlambat sadar, bahwa kita juga mencintai seseorang yang dari dulu sudah mengangumi kita. Dialah yang sebenarnya kita cari dan butuhkan TAPI pada saat itu juga, dia sudah tiada lagi. 
Satu lagi, tetaplah menjadi sahabatku :) silahkan datang padaku ketika dunia ini terasa berat untukmu. Aku berusaha untuk selalu ada ketika kau berlinang airmata, tapi ketika kau bahagia.... nikmatilah sendiri. Kau tak perlu membaginya denganku :) karena bahagiamu dapat membuatku tersenyum juga MESKIPUN kebahagianmu bukanlah tentangku :P.   
P. S : tingkahku yang terkadang menyebalkan dan sering membuatmu marah sebenarnya wujud rasa sayangku untukmu... dan tak akan pernah mau melukaimu lebih dari itu. Rasa cinta tak harus ditunjukkan dari cara yang manis-manis saja kan..? hehe :D.  
I love you, ....... :')

based on a true story, from a man's heart, who loving his bestfriend. 

rachelsitumorang©copyright.mac.2011.chelzcoentertaiment.UDD 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saran buat para calon "Jurusan Kedokteran"

Waktu zaman kuliah, zaman abege.. aku mendengar curhatan dari salah satu dosen mudah di kampusku,  dr. JS di suatu ruang tutorial tentang susahnya kedokteran ini. Seketika rasanya dia sedang menguatkan penolakan dalam batinku, aku mau berhenti kuliah dan ambil jurusan sutradara! Harapanku seperti layangan terputus tak tergapai. SIAPA YANG SURUH AKU KEDOKTERAAAN?!! udah otak pas-pas, di gas belajar keras pun mentok-mentok segitu. (yah, aku tahu otakku tapi aku juga tahu dengan Siapa aku berjalan, The Keeper of the Heaven and Earth). Namun mengetahui orangtuaku lebih galak daripada Hitler, aku mengundurkan niat untuk keluar dan menguburnya ke dalam samudera atlantik. *dramatis*
Biar adek-adek tahu *sok tua*, gimana hidup mahasiswa FK zaman sekarang emang kebanyakan yang seperti ini:
Anak FK di mata masyarakat umum HAHAHAHA, mumet banget soalnya. Belum lagi kalau udah masuk masa koas/koskap/kepaniteraan klinik ya. Buset kalau itu nggak tahu lagi gregetnya gimana. Digiling, diinjak, diput…

Jagalah hati pasanganmu :)

Dari awal mengenalmu, caramu untukku memang tidak ada yang spesial. Aku ini wanita, wanita suka diperlakukan istimewa oleh mereka yang katanya "sayang" padanya. Jagalah hatiku.... sejak awal sudah ku katakan. AKU INI RAPUH :) sekali saja sentuhan kasar, itu akan jadi serpihan. Berusahalah untuk menjaga hati orang yang menyanyangimu karena ketika kamu sudah mengecewakannya , seribu kata maaf pun tak berarti apa-apa lagi.
Kau angkuh karena dicintai. Mungkin aku memang perempuan kesekian dari yang pernah bersamamu tapi aku BUKAN kesekian dari mereka yang bisa dibodohi olehmu :).  Jika TUHAN menciptakanmu menarik, mengucap syukurlah untuk pekerjaan tanganNya bukan untuk disombongkan apalagi itu di depan pasanganmu sendiri.
Tadinya aku mengira dirimu seperti perkataanmu. Kamu yang kata orang-orang itu baik tapi sama aja tuh. Namamu yang dulu harum kudengar kini berubah menjadi hembusan abu. Buat mereka mungkin kamu indah tapi sekarang kamu udah BEDA dimataku.
Kalau memang kamu menya…

Perbedaan Membantu dengan Melayani

Kalian Tahu Perbedaan antara Membantu dengan Melayani  ? :)

Penting : Mat 20:28 : Sama seperti Anak Manusia  datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani  dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan  bagi banyak orang.Markus 9:35 : Yesus duduk, lalu memanggil kedua belas pengikut-Nya itu. Ia berkata kepada mereka, "Orang yang mau menjadi yang nomor satu, ia harus menjadi yang terakhir dan harus menjadi pelayan semua orang."(BIS) Bercita-cita jadi PEMIMPIN? Kita harus jadi pelayan :)

Membantu itu identik ke upah sementara melayani adalah Ketulusan
Membantu biasanya digambarkan antara tangan ke tangan yang saling menopang sementara melayani biasanya digambarkan dengan kedua telapak tangan terbuka ke atas menggambarkan 'Kesiapan' seseorang atau istilah tangan yang terbuka sebagai gambaran siap untuk menolong kapan saja atau juga sering digambarkan tangan yang sedang mencuci kaki seseorang.

Pembantu belum tentu sepenuhnya berhati hamba tapi pelayan sudah pasti s…