Selasa, 06 September 2011

The Better Ways :)


Menjadi seorang yang hidup BERHASIL itu BAIK tapi menjadi seorang yang hidup BERGUNA, jauh lebih baik.
Menjadi seorang yang BERPENGETAHUAN itu baik tapi seorang yang BERHATI BAIK jauh lebih baik :)

Pikiran orang yang ingin berhasil, "kalau aku udah berhasil, aku mau beli ini.. itu, pergi kesana-sini..."
Pikiran orang yang berguna, "Kalau aku mengerjakan ini, kalau aku ambil cita-cita ini, ke depannya memberi dampak apa ya bagi orang banyak?

Aku ambil contoh ; Kau sedang jalan-jalan di sebuah toko lalu kau melihat sebuah benda antik yang sangat unik. Kau langsung membelinya dan memajangkannya di lemari hias milikmu. Keberhasilan tanpa kegunaan sama seperti benda itu. Ia hanya bisa dipajang untuk dipandang-pandang. Kau berhasil menjadi seorang pengacara dan dipuji-puji orang tapi ternyata ke-pengacaraanmu itu tidak berguna or worthless. Bukankah lebih baik kau menjadi sebuah SAPU? harganya tidak mahal tapi berguna bagi kebersihan rumahmu.

"Orang berhasil identik dengan orang berpengetahuan dan orang berguna identik dengan orang berhati baik"

Orang berhasil rata-rata biasanya (agak) SOMBONG, misalnya : sejak dulu dia memiliki cita-cita seorang dokter, pengusaha sukses, astronot, presiden, menteri dan TERCAPAI. Setelah tercapai, mereka biasanya akan bekerja hanya untuk diri mereka sendiri. Mereka ingin berhasil, alasan klasiknya, pasti biar banyak uang dan bisa membeli semua keinginannya.

Orang berguna pasti mempunyai keinginan untuk berhasil tapi bukan keberhasilan itu yang menjadi tujuan utamanya. Dia memiliki sikap, bagaimana caranya agar hidupnya itu BERGUNA bagi orang banyak karena ia ingin hidupnya menjadi BERKAT bagi siapapun yang mengenalnya. Hidup ini terlalu singkat kalau hanya mengejar keberhasilan semata saja.

Seseorang yang menjadi pengusaha sukses belum tentu hidupnya berguna bagi banyak orang. Tapi seorang pembantu rumah tangga yang rajin, sangat banyak membantu. Benar? 

Banyak manusia di dunia ini belum dapat menyadari itu semua. Mereka pikir kalau udah berhasil, itulah segala-galanya. Buat apa hidup berhasil tapi hidup kita enggak berguna bagi orang banyak. Lihatlah, ada begitu banyak sarjana tapi bisa PENGANGGURAN. Mereka dapat capai cita-cita mereka, tapi tak bisa digunakan untuk apapun. Tuhan memberkati kita, untuk memberkati orang lain. Tuhan memberimu keberhasilan untuk membuatmu berguna. Bukan untuk dinikmati sendirian.

Aku sering ditanya orang, salah satunya : 
X : "Hel, kenapa kau mau jadi dokter?".
Me : "Kenapa ya? karena orangtuaku sih".
X : "Loh? bukan keinginanmu sendiri ya?".
Me : "Hmm, ada juga sih keinginanku...".
X : "Terus?".
Me : "Yaaa, keinginanku memilih dokter karena ingin menolong hidup orang lain".
X : (tertawa) "Klasik banget sih!".
Me : "Aku beneran. Otakku memang tak seperti anak kedokteran lainnya tapi aku memiliki keinginan untuk dapat menolong banyak orang. Aku ingin dikenal sebagai seorang dokter yang cantik, ramah, baik hati dan sebagai alat penyaluran kesembuhan dari Bapa. Karena motivasi itu, aku berusaha....".
X : (terdiam)
Me : "Dan menjadi seorang dokter penginjil. Pasti membahagiakan sekali yaa! hhehehe".
X : (tersenyum lebar) "Semoga tercapai ya, hel".
Me : "Amin. 


Udah ada yang muntah bacanya? hahahahaha. Tapi motivasiku itu benar, aku cuma ingin belajar jadi seseorang yang dapat berguna, apapun keadaanku. Berkorban dan memberi lebih baik daripada menerima saja. Mari kita berusahaaa..... :D

APAPUN pekerjaanmu, berusahalah kau dapat membuat dirimu BERGUNA. SIAPAPUN dirimu, jadikan dirimu berkat bagi orang lain. Cukup dimulai dari hal-hal kecil saja dulu, tidak usah langsung perkara besar. 
Contoh kecilnya : Ada seorang temanmu sedang sedih dan merasa kesepian. Datangilah dia, hibur dia dan buatlah ia tertawa lagi. Kelihatannya sepele ya? tapi apa kau tahu, baginya itu adalah sesuatu hal yang dapat menyenangkan jiwanya?

-- Orang berhasil memang langsung dipandang orang dan banyak diinginkan orang, dan orang yang berguna biasanya tidak terlalu mau menonjol tapi selalu dibutuhkan.  
Misalnya lagi dari sisi fisik :
Banyak cewek ababil tergila-gila sama Justin Bieber, kemudian ketika si Justin bisa dijadikan pacar TAPI sifatnya sangat buruk... jaminlah pasti Justin juga dicampakin. Keinginan itu dapat menyenangkan hati tapi bersifat SEMU. Laki-laki dengan tampang biasa aja, jarang dilirik tapi ketika jadian dengan dia dan dia sangat banyak membantumu menjadi orang yang lebih baik, kau pasti tak punya alasan untuk pergi meninggalkan dia. Kebutuhan tidak langsung menyenangkan hati, tapi ia bersifat sejati dan nyata. Ketika keinginan meninggalkan kita, kita kecewa. Tapi ketika kebutuhan meninggalkan kita, kita mati.

Mari belajar menjadi orang BERHASIL dan BERGUNA, orang berpengetahuan dan berhati baik serta orang yang di inginkan dan juga dibutuhkan, semua orang--


rachelsitumorang©copyright.mac.2011.chelzcoentertaiment.UDD

1 komentar: