Minggu, 18 Maret 2012

Touching Story : Arthur Ashe

Cerita ini selalu menggugah hatiku. Mungkin kita sudah sering menemukannya di internet. Tapi kali ini aku ingin mempostingnya di blogku sendiri. Beberapa kali membacanya membuatku menjadi semangat dan bersyukur akan segalanya.  Hidup ini adalah Belajar. Bukan hanya sekedar belajar akademik tapi nilai-nilai kehidupan. Jangan jadi katak dalam tempurung, keluarlah dan belajar dari apa yang terjadi di sekelilingmu :)
 
Arthur Ashe adalah petenis kulit hitam dari Amerika yang memenangkan tiga gelar juara Grand Slam: US Open (1968), 
Australia Open (1970) dan 
Wimbledon (1975). 
 
Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yang mengharuskannya menjalani operasi bypass. Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus menghadapi kenyataan pahit, terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima. Seorang pengemarnya menulis surat kepadanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?"
 
 Ashe menjawab,
"Di dunia ini ada 50 juta orang yang ingin bermain tenis,
Diantaranya 5 juta orang yang bisa belajar bermain tenis,
500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional,
50 ribu datang ke arena untuk bertanding,
5000 mencapai turnamen Grandslam,
50 orang berhasil sampai ke Wimbledon,
4 orang berlaga di semifinal,
Dan hanya dua orang yang berlaga di final. 
 
Ketika saya menjadi juara dan mengangkat trofi Wimbledon, saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan : "Mengapa saya?", Jadi ketika sekarang saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan : "Mengapa saya?" 
 
Sadar atau tidak, kerap kali kita merasa hanya pantas menerima hal-hal baik dalam hidup ini: kesuksesan, karier yang mulus, kebahagiaan dan kesehatan. 
 
Ketika yang kita terima justru sebaliknya : penyakit, kesulitan, penderitaan dan kegagalan, seringkali kita menganggap Tuhan tidak adil. Sehingga kita merasa berhak untuk menggugat Tuhan tetapi tidak demikian. Ashe berbeda dengan kebanyakan orang. Itulah cerminan hidup beriman: tetap teguh dalam pengharapan, walau ada beban hidup yang menekan.
 
Ketika menerima sesuatu yang buruk, ingatlah saat-saat ketika kita menerima yang baik. 
 
"A winning horse doesn't know why it runs the race. It runs because of beats & pain. "
"Life is a race, God is your rider" so if u are in a pain,
then think this : "GOD WANTS YOU TO WIN".
 
Keep fighting..”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar