Langsung ke konten utama

Bersyukur itu Sederhana :)

   
    Beberapa hari yang lalu saat hendak masuk gerbang kampus, aku melewati tiga orang juniorku yang berseru pada kedua temannya, "B+ lah baru bersyukur....!!". Otakku langsung berpikir bahwa mereka pasti  baru selesai melihat papan pengumuman nilai Ujian Akhir Blok (UAB). Sambil berjalan aku merenungkan perkataan mereka, mungkin itu terdengar sangat sepele tapi tidak buatku. Pagi harinya sebelum aku berangkat ke kampus, aku mendapat kabar dari BBM kalau nilai UAB-ku C+. Aku memang terdiam sejenak saat mendapat kabar itu tapi aku memilih mengucap syukur. "Bapa, terima kasih. Aku percaya janjiMu dalam hidupku dan nilai ini tidak akan menghambatku. Masa depanku di tanganMu". Daripada aku dapat nilai D atau E? Aku selalu melihat ke bawah agar aku bisa mengucap syukur namun apa kalian tahu negative side effect dari selalu melihat ke bawah? Kita akan selalu merasa nyaman dengan zona yang kita miliki tanpa mau keluar dan meraih sesuatu yang lebih lagi dari kita. Padahal, itu sangat penting. Manusia perlu berkembang dari waktu ke waktu atau bahasa programnya, "UPGRADE". 
    Lanjut ke juniorku tadi, 'Hidup bersyukur' itu memang nggak semudah kita bicara. Sulit rasanya untuk bersyukur ketika kita cuma memiliki sebuah roti dan air mineral untuk sepanjang hari. Sulit rasanya bersyukur saat uang di dompet hanya tinggal 15.000,- untuk 3 hari ke depannya dan masih banyak lagi, tapi satu yang harus kita ingat tanpa bersyukur kita tidak akan pernah BAHAGIA. Aku diajar Roh Kudus untuk selalu bersyukur dan aku belum pernah kekurangan! Bandingkanlah wajah-wajah orang yang hidupnya selalu bersyukur dan orang yang hidupnya penuh keluhan dan kritik! itu sangat berbeda. Siapa sih yang nggak bisa ucapkan "Tuhan, terima kasih" saat dapat nilai-nilai yang terbaik, saat menangkan undian mobil marcedes terbaru, saat bisa keliling dunia, saat dapatkan segala sesuatu yang WAH? TUHAN pun senang dengan ucapan syukur kita itu hanya saja Ia lebih mencari sebuah hati yang tetap mampu mengucap syukur dalam keadaan yang tidak baik. TUHAN mencari pribadi yang berbeda bukan yang biasa-biasa dan ikut standartnya dunia.

 Gaya hidup yang selalu mengucap syukur menjadikan kita pribadi yang rendah hati dan sederhana.
1 Tesalonika 5:18 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu".
     Percayalah dan rasakan sendiri perbedaan antara mengeluh dengan mengucap syukur. Aku dulunya juga bukan seorang yang suka mengucap syukur bahkan aku selalu mengeluh tentang kehidupanku, "Why always me?? WHY?" itulah selalu kata yang kulontarkan tapi ketika mendapat berkat yang berlimpah aku tak pernah berseru seperti itu! Namun sekarang hatiku dipenuhi oleh Roh-Nya sehingga aku selalu mampu mengucap syukur dan memandang rendah seluruh masalah-masalahku! TUHAN itu lebih dari semua yang kumiliki jadi apa yang harus kutakutkan? Kalau Dia berjanji bahwa burung pipit saja diperliharanya terlebih lagi hidupku? So, nilai jelek bukan menjadi inhibitorku untuk tetap melangkah.
Jarang mengucap syukur sebelumnya? Mari ambil waktu 1 menit sajaaaa bukan untuk meminta pada TUHAN tapi mengucap syukur untuk segala sesuatu yang kita miliki.

Mengucap syukurlah karena TUHAN itu sangat teramat BAIK
Mengucap syukurlah karena masih diberiNya hari ini
Mengucap syukurlah untuk segala perbuatan-NYA dalam hidupmu

"Apapun yang terjadi di dalam hidupku, selalu ku berkata TUHAN YESUS baik... dalam segala hal yang terjadi.... tetap kuberkata TUHAN YESUS baik".

Kita perlu melihat ke bawah agar kita selalu mengucap syukur dan rendah hati tapi kita juga perlu melihat ke atas agar memberikan kita motivasi untuk mencapai hidup yang lebih baik lagi. Hidup itu perjuangan tapi ingat kita tidak sendirian, Tuhan Gembala kita.

Bersyukur itu Indah karena Bahagia itu Sederhana :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saran buat para calon "Jurusan Kedokteran"

Waktu zaman kuliah, zaman abege.. aku mendengar curhatan dari salah satu dosen mudah di kampusku,  dr. JS di suatu ruang tutorial tentang susahnya kedokteran ini. Seketika rasanya dia sedang menguatkan penolakan dalam batinku, aku mau berhenti kuliah dan ambil jurusan sutradara! Harapanku seperti layangan terputus tak tergapai. SIAPA YANG SURUH AKU KEDOKTERAAAN?!! udah otak pas-pas, di gas belajar keras pun mentok-mentok segitu. (yah, aku tahu otakku tapi aku juga tahu dengan Siapa aku berjalan, The Keeper of the Heaven and Earth). Namun mengetahui orangtuaku lebih galak daripada Hitler, aku mengundurkan niat untuk keluar dan menguburnya ke dalam samudera atlantik. *dramatis*
Biar adek-adek tahu *sok tua*, gimana hidup mahasiswa FK zaman sekarang emang kebanyakan yang seperti ini:
Anak FK di mata masyarakat umum HAHAHAHA, mumet banget soalnya. Belum lagi kalau udah masuk masa koas/koskap/kepaniteraan klinik ya. Buset kalau itu nggak tahu lagi gregetnya gimana. Digiling, diinjak, diput…

Jagalah hati pasanganmu :)

Dari awal mengenalmu, caramu untukku memang tidak ada yang spesial. Aku ini wanita, wanita suka diperlakukan istimewa oleh mereka yang katanya "sayang" padanya. Jagalah hatiku.... sejak awal sudah ku katakan. AKU INI RAPUH :) sekali saja sentuhan kasar, itu akan jadi serpihan. Berusahalah untuk menjaga hati orang yang menyanyangimu karena ketika kamu sudah mengecewakannya , seribu kata maaf pun tak berarti apa-apa lagi.
Kau angkuh karena dicintai. Mungkin aku memang perempuan kesekian dari yang pernah bersamamu tapi aku BUKAN kesekian dari mereka yang bisa dibodohi olehmu :).  Jika TUHAN menciptakanmu menarik, mengucap syukurlah untuk pekerjaan tanganNya bukan untuk disombongkan apalagi itu di depan pasanganmu sendiri.
Tadinya aku mengira dirimu seperti perkataanmu. Kamu yang kata orang-orang itu baik tapi sama aja tuh. Namamu yang dulu harum kudengar kini berubah menjadi hembusan abu. Buat mereka mungkin kamu indah tapi sekarang kamu udah BEDA dimataku.
Kalau memang kamu menya…

Perbedaan Membantu dengan Melayani

Kalian Tahu Perbedaan antara Membantu dengan Melayani  ? :)

Penting : Mat 20:28 : Sama seperti Anak Manusia  datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani  dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan  bagi banyak orang.Markus 9:35 : Yesus duduk, lalu memanggil kedua belas pengikut-Nya itu. Ia berkata kepada mereka, "Orang yang mau menjadi yang nomor satu, ia harus menjadi yang terakhir dan harus menjadi pelayan semua orang."(BIS) Bercita-cita jadi PEMIMPIN? Kita harus jadi pelayan :)

Membantu itu identik ke upah sementara melayani adalah Ketulusan
Membantu biasanya digambarkan antara tangan ke tangan yang saling menopang sementara melayani biasanya digambarkan dengan kedua telapak tangan terbuka ke atas menggambarkan 'Kesiapan' seseorang atau istilah tangan yang terbuka sebagai gambaran siap untuk menolong kapan saja atau juga sering digambarkan tangan yang sedang mencuci kaki seseorang.

Pembantu belum tentu sepenuhnya berhati hamba tapi pelayan sudah pasti s…