Sabtu, 25 Agustus 2012

Single or Jomblo? This is the rules.

Apa bedanya single dengan jomblo? Bukannya sama-sama nggak ada pasangan alias sendirian?

Single itu PILIHAN dan Jomblo itu TAKDIR. HAHAHA. Nggak, itu kata dunia. Menurut pengalaman, single itu memang pilihan. Mungkin dia lebih fokus pada studynya, kariernya, pelayanannya, keluarganya dulu  atau bahkan dia single karena berdoa (read: beautifully waiting) untuk seseorang yang tepat di hati Tuhan dan sepadan dengannya, bukan berarti nggak banyak yang demen bahkan ngelamar dia.

Kalau Jomblo mungkin lebih ke orang yang udah berusaha setengah mati dan setengah hidup mengejar seseorang tapi nggak dapat-dapat juga atau setiap meminang orang ditolak terus…. kata dunia mereka itu orang yang dibawah garis rata-rata. Kok miris ya? Ahh.. berita baiknya sih, anak-anak Tuhan nggak ada yang jadi jomblo berkarat. Semua pasti indah pada waktuNya karena semua sudah disediakan untuk kita. Ada amin? ;D

Ini contoh beberapa doa jomblo :

“Tuhan, kalau memang dia jodohku… dekatkanlah tapi kalau dia bukan jodohku jauhkanlah kami sejauh-jauhnyaaaaaa”. Aku heran, kalau mereka satu sekolahan/ sekampus/ sekantor/ satu gereja gimana dong? Masa iya yang satu langsung Tuhan pindahin hari itu juga? Terus karena tetap nggak dijauhin kita merasa dia jodoh kita? Belum tentu.

“Tuhan, kalau memang dia jodohku biar kami semakin dekat tapi kalau dia bukan jodohku… JANGAN jodohkan dia dengan siapapun!”. Ini agak sadis, ketemu orang gini gawat juga. Buat yang masih single/jomblo coba ingat-ingat pernah menyakiti hati siapa atau punya fans sebanyak apa? Siapa tahu yang demen sama kamu doanya pada gini semua! Hahahaha.

“Tuhan, kalau dia memang bukan jodohku aku rela dan aku lebih rela lagi kalau dia langsung Kau ambil saja Tuhan…!”. Ini jelas doa yang menyimpan dendam dan sangat sadis HAHAHA. Gila ah, sempat ketemu orang yang gini posesif. Berdoa aja sadis apalagi menjadikan dia partner seumur hidup.

Ketiga di atas adalah doa yang memaksa TUHAN. Terkadang tanpa kita sadari kita lebih banyak memaksa TUHAN daripada mengucapkan “Jadilah kehendakMu di bumi seperti di Surga....”. Oh ini tentu berat, bisakah kau mengatakan ini saat melihat orang yang sudah lama di doakan/di idam-idamkan berjalan dengan orang lain dan jauuh lebih baik darimu? HAHAHA. I guess it’s so hard but we must. Inilah namanya menyalibkan kedagingan; menyalibkan rasa cemburu, egoisme dan kesombongan.


Buat kamu sampai hari ini termasuk salah satu orang yang stress karena belum menikah, aku bilang JANGAN TAKUT nggak laku atau ketuaan menunggu. Buat apa cepat-cepat tapi akhirnya seumur hidup menyesal? SEUMUR HIDUP. Biarin saja mau keluarga, saudara, sahabat-sahabat pada tanyain, "kapan nikah? kapan nikah? lu mau jadi perkaja/perawan tua?" atau bilang apa saja, pilihlah untuk tetaplah Berdoa, Percaya dan Usaha. Begitu mengerikan menikah dengan orang yang salah! Masalahnya, YESUS nggak pernah ajarkan poligami jadi sampai maut, sekali lagi Maut memisahkan itulah pasangan kita. Banyak rumah tangga rusak bukan karena cintanya yang sudah memudar namun karena pondasi dasarnya bukanlah Hikmat TUHAN tapi keinginan mata atau hawa nafsu... akhirnya apa? banyak generasi muda yang rusak bahkan sangat rusak. Kasih yang baik itu selalu dimulai dari dalam Keluarga itu sebabnya bagi TUHAN untuk memilih pasangan hidup itu SAKRAL. Keluarga yang berantakan ---> anaknya menjadi monster semua. So, anak mudanya Tuhan jangan asal menikah dengan orang. Kamu pikir menikah hanya untuk have fun dan punya anak?

This the Bible Rules :

Buat para single-nya Tuhan jangan takut dan khawatir! 
1)Kalau kamu sudah senang dengan seseorang, doakan saja dia dulu dari jauh, doakan sampai Tuhan kasih tanda. Kalau sudah berdoa dan 'sepertinya' Tuhan mendekatkan kalian, ajaklah dia berdoa bareng, lebih bagus lagi berdoa dan menyembah sambil menggengam tangannya. Kalau dia nggak mau berdoa? ya sudah, lupakan saja. Tujuan hubungan kalian kan sama-sama meletakkan keputusan di tangannya Tuhan bukan kehendak sendiri. Nah, kalau sudah semakin dekat, perhatikan hal ini :

A Match made in Heaven
1. Tuhan sudah berbicara pada kalian berdua bahwa Dia setuju dan memang jodoh (pastikan dengan TUHAN ini mendapat tanda yang benar-benar karena ini sakral), ketika kalian berdoa dan menyembah bersama kalian merasakan hadirat Roh Kudus menyatukan hati kalian, itu dia. (look at the picture)
2. Kalian juga sama-sama merasa damai sejahtera seperti karakter dan kepribadian sudah cocok, sudah memahami kekurangan dan kelebihan masing-masing.
3. Keluarga kedua belah pihak pun setuju (baca:senang) loh? kan baru pacaran doang kenapa keluarga juga? wah ini juga tak kalah penting. Karena kalau kamu  berhubungan / menikahi seseorang, kamu bukan berhubungan / menikahi 'dia' nya doang tapi kamu juga berhubungan / menikahi keluarganya. Biasakan ambil dulu hati keluarganya baru hati anaknya, biasanya yang begini banyak berhasil :D. Sip? barulah lanjut jadi pacar.

Sudah jadi pacar pun, itu tetap digumulkan. "Tuhan apakah benar dia yang akan menjadi ayah/ibu bagi anak-anakku?". Ribet atau Ribet bangeeeet? Sesuatu yang hasilnya luar biasa itu biasanya harus memerlukan proses yang panjang bahkan sulit. Yah, tapi kalau mau langsung menikah tanpa melewati masa pacaran, aku sarankan poin yang ke sempat ikutin BPN (Bimbingan Pra Nikah min. 3 bulan) dari gereja, biar lebih matang lagi. 
#aku menulis gini, rasanya seperti sudah memiliki rumah tangga yang sangat bahagia :')

2) Kalau kamu belum ketemu orang yang tepat untuk di doakan atau sudah ketemu tapi nggak bisa sama, doakan lagi secara umum. Kita boleh kok mengajukan kriteria yang kita mau sama Tuhan tapi tetap yang jadi harus kehendakNya Tuhan ya. Sebelumnya aku pernah tulis, karena Tuhan tahu jauh lebih baik ;). Menurut kita menikah dengan orang chinese itu baik, anaknya lucu-lucu, hidupnya mapan tapi tidak menurut Tuhan. Doakan terus sambil perhatikan sekeliling... udah datang nggak? :)

Kesimpulannya, tetaplah berdoa dengan iman dan usaha. Suka sama orang doakan, pacaran sama orang juga tetap doakan apalagi sudah menikah dengan dia. Hal ini kelihatan kecil tapi belajarlah mengandalkan TUHAN dalam segala hal dan lakukan semuanya untuk kemuliaan TUHAN saja. 
"Bukan kehendakku tapi kehendakMu" (Markus 14:36)
“For the eyes of the LORD range through­out the earth to strengthen those whose hearts are fully com­mit­ted to Him.” (2 Chron­i­cles 16:9)
Today, shake off the self-pity. Shake off the disappointment and realize that God has you in the palm of His hand. Know that He has good plans in store for your future, better than you could ever imagine! Trust Him with your whole heart today and every day (kushandwizdom.tumblr)

You can click this to know more about life partner

GODBLESS. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar