Langsung ke konten utama

When God sed, "No".

Apa yang akan kamu katakan kepada TUHAN saat Ia berkata "Tidak" pada sesuatu yang kamu senangi? sedih? kecewa? atau berkata, 'ya Bapa, Engkau tahu yang lebih baik. Jadilah kehendakMu' Apakah jawabannya tetap sama jika Ia berkata "Tidak" pada seseorang yang kamu cintai?  :) 

Tuhan memang tidak terselami. Ketika aku berpikir bahwa seseorang yang kudoakan itu sesuai denganNya ternyata aku salah (lagi). Jelas! Jalan kita dengan jalannya Dia itu setinggi langit dan bumi bedanya! Apa yang aku pikirkan tentang dia ku kira menyukakan Tuhan  tapi ternyata Tuhan punya maksud lain. Sedih? Jujurlah, pasti ada rasa sedih tapi mau berkata apa? tetap DIA selalu tahu yang lebih baik :). Menurut kita ini udah pas banget tapi Tuhan bilang "No..no". Kita memang selalu egois dengan melihat sesuatu bukan dengan perspektif Tuhan.

Ibarat baju putih yang sempat terkena noda pekat, butuh waktulah untuk membersihkannya. Tuhan, Engkau tahu hatiku. Tidak satupun tersembunyi bagiMu. Izinkan Tuhan membersihkannya dari hatimu tapi bukan berarti kita sudah lupa total sama dia, oh bukan. Dia tetap akan ada di pikiran kita hanya saja hati dan perasaan kita saja yang diubahkan Tuhan, Dia akan membuat kita mengerti.

Aku jadi teringat dengan nabi Yeremia ketika Tuhan menyuruh dia menjauhi kekasihnya agar tujuan yang telah ditetapkan Tuhan padanya tidak terganggu. Padahal Yeremia saat itu hendak menikah dengan sang kekasih dan sang kekasih pun sebenarnya sangat mendukung Yeremia untuk melakukan pekerjaan Tuhan! Yeremia memang menangis dan sedih lalu apa itu alasan kita jadi kecewa? Stop! jangan pernah kecewa dengan Tuhan karena Tuhan tidak pernah salah! melainkan bersukacitalah, pujilah Dia!! Taat dan Setia kepada Tuhan itu harus diatas segala-galanya dan mutlak! Kita mungkin bisa egois dan Tuhan juga tidak akan membuangmu hanya karena itu tapi semua itu hanya sia-sia nantinya. Apapun yang kita lakukan tanpa Dia pasti cuma menyusahkan saja. Kalau Tuhan bilang A ya A, kita harus tunduk. Kita ini hamba dan Dia RAJA.

Setelah taat, sekarang proses menetralkan hati. Ini lagi! wah, memang sakit apalagi kalau dengarkan tipu muslihat setan, "Ih, nanti kamu menyesal! sayang orang gitu dilepas! Tuhan pasti mengerti kok! Dia udah mapan lagi, baik, anak Tuhan. apalagi??". Dasar setan. Tuhan memang selalu mengerti tapi kalau Tuhan aja yang selalu mengerti kita, kapan kita mengerti mauNya? egois. Itu sebabnya perlu sekali meminta Tuhan menjaga hati kita biar jatuh cintanya nggak sama orang yang salah. Biar Dia yang pertemukan. Kita nggak perlu obral cinta sana sini, nantikan Dia dan bergembiralah karena Dia maka Ia akan memberikan apa yang di inginkan oleh hatimu.

Tuhan, terima kasih sudah mengajar aku dan sudah mengenalkan anakMu itu padaku. Sekalipun aku sedih dan jalan ceritanya berbeda, aku mau memilih bersyukur. Ajar aku :)

IT'S WELL WITH MY SOUL!

Kulambaikan tanganku dan kau pun membalas dengan senyuman



Ketika TUHAN berkata "Tidak", Dia pasti punya "Ya" untuk rencana yang lebih baik lagi. Kita hanya perlu percaya dan taat padaNya. Oleh sbab itu Bersukacitalah senantiasa. Pujilah namaNya sbab nama itu Indah. Segala sesuatu ada waktunya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saran buat para calon "Jurusan Kedokteran"

Waktu zaman kuliah, zaman abege.. aku mendengar curhatan dari salah satu dosen mudah di kampusku,  dr. JS di suatu ruang tutorial tentang susahnya kedokteran ini. Seketika rasanya dia sedang menguatkan penolakan dalam batinku, aku mau berhenti kuliah dan ambil jurusan sutradara! Harapanku seperti layangan terputus tak tergapai. SIAPA YANG SURUH AKU KEDOKTERAAAN?!! udah otak pas-pas, di gas belajar keras pun mentok-mentok segitu. (yah, aku tahu otakku tapi aku juga tahu dengan Siapa aku berjalan, The Keeper of the Heaven and Earth). Namun mengetahui orangtuaku lebih galak daripada Hitler, aku mengundurkan niat untuk keluar dan menguburnya ke dalam samudera atlantik. *dramatis*
Biar adek-adek tahu *sok tua*, gimana hidup mahasiswa FK zaman sekarang emang kebanyakan yang seperti ini:
Anak FK di mata masyarakat umum HAHAHAHA, mumet banget soalnya. Belum lagi kalau udah masuk masa koas/koskap/kepaniteraan klinik ya. Buset kalau itu nggak tahu lagi gregetnya gimana. Digiling, diinjak, diput…

Jagalah hati pasanganmu :)

Dari awal mengenalmu, caramu untukku memang tidak ada yang spesial. Aku ini wanita, wanita suka diperlakukan istimewa oleh mereka yang katanya "sayang" padanya. Jagalah hatiku.... sejak awal sudah ku katakan. AKU INI RAPUH :) sekali saja sentuhan kasar, itu akan jadi serpihan. Berusahalah untuk menjaga hati orang yang menyanyangimu karena ketika kamu sudah mengecewakannya , seribu kata maaf pun tak berarti apa-apa lagi.
Kau angkuh karena dicintai. Mungkin aku memang perempuan kesekian dari yang pernah bersamamu tapi aku BUKAN kesekian dari mereka yang bisa dibodohi olehmu :).  Jika TUHAN menciptakanmu menarik, mengucap syukurlah untuk pekerjaan tanganNya bukan untuk disombongkan apalagi itu di depan pasanganmu sendiri.
Tadinya aku mengira dirimu seperti perkataanmu. Kamu yang kata orang-orang itu baik tapi sama aja tuh. Namamu yang dulu harum kudengar kini berubah menjadi hembusan abu. Buat mereka mungkin kamu indah tapi sekarang kamu udah BEDA dimataku.
Kalau memang kamu menya…

Perbedaan Membantu dengan Melayani

Kalian Tahu Perbedaan antara Membantu dengan Melayani  ? :)

Penting : Mat 20:28 : Sama seperti Anak Manusia  datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani  dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan  bagi banyak orang.Markus 9:35 : Yesus duduk, lalu memanggil kedua belas pengikut-Nya itu. Ia berkata kepada mereka, "Orang yang mau menjadi yang nomor satu, ia harus menjadi yang terakhir dan harus menjadi pelayan semua orang."(BIS) Bercita-cita jadi PEMIMPIN? Kita harus jadi pelayan :)

Membantu itu identik ke upah sementara melayani adalah Ketulusan
Membantu biasanya digambarkan antara tangan ke tangan yang saling menopang sementara melayani biasanya digambarkan dengan kedua telapak tangan terbuka ke atas menggambarkan 'Kesiapan' seseorang atau istilah tangan yang terbuka sebagai gambaran siap untuk menolong kapan saja atau juga sering digambarkan tangan yang sedang mencuci kaki seseorang.

Pembantu belum tentu sepenuhnya berhati hamba tapi pelayan sudah pasti s…