Sabtu, 15 Juni 2013

Stop Gossiping! Start Praying!

    Kita harus terbiasa menjaga perkataan kita atau tidak itu akan menjadi bumerang dan menyerang diri kita sendiri. Semuanya belajar, tidak ada sifat alamiah sejak dari lahir yang karakternya sudah baik budi dan suci. Kita semua tahu, sejak Adam dan Hawa berdosa semua manusia di bumi tanpa terkecuali sudah memiliki a sinner's DNA.

   Mulut bisa kita pakai untuk memberkati atau mengutuk, kita diberi pilihan. Menggosipi hidup orang lain juga sama dengan mengutuk. Loh? Iya, karena gosip itu membicarakan sesuatu yang belum jelas faktanya tapi sudah di broadcast dari mulut ke mulut! tanpa sengaja beberapa orang akan melemparkan perkataan kutuk bagi si X yang digosipkan itu PADAHAL belum tentu benar beritanya. Belum lagi ia akan dibenci oleh orang yang telah mendengar gosip itu. Buat kita kaum perempuan, kalau tidak ada topik bagus mending kerjain yang lain! Ngapain ngumpul-ngumpul dan membicarakan setiap orang yang lewat? Tahu nggak menurut penelitian perempuan itu dalam sehari harus mengeluarkan 14.000 kata sementara laki-laki hanya 7000 kata per hari. Jadi perbanyak jam doa, biar 14.000 katanya berguna daripada ngegosip.


     Kita harus belajar untuk membiasakan LEBIH BANYAK MENDOAKAN orang lain daripada ngomongin mereka apalagi di belakangnya! Betapa munafiknya kita. Kalau kita tahu sikap/gaya hidup seseorang memang buruk, pilihlah untuk mendoakan dia, 'gosip' kan dia sama Tuhan Penciptanya saja dan jika memang ada dorongan untuk menegurnya, tegurlah. Tidak sadar juga? biarkan saja... yang penting kita sudah melakukannya karena kasih. Kita tidak pernah tahu apa saja yang telah membentuk karakter seseorang. Kita hanya bisa tahu namanya tanpa tahu kisah hidupnya. Kalau nggak mau menegur, ya diamkan atau doakan saja terus dan jaga mulut kita biar nggak kebablasan. Apa yang ingin orang lain perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga bagi mereka.. bukan begitu kataNya?

    Jagalah pergaulan kita, hindarilah kumpulan orang bocor mulut dan para pencemooh. Kalau kita mempunyai teman yang suka mendiskusikan orang lain tanpa memberi solusi, percayalah kita juga pasti di diskusikan dia sama temen-temennya yang lain, "Jangan bilang ya.. ini rahasia".  Menggosipi keburukan orang lain tidak membuatmu kelihatan lebih baik. Apalagi kalau dia seorang pelayan di gereja? Worship Leadernya pula dan yang digosipin adalah gembala/jemaatnya, BERTOBAT! Jaga kekudusan kita. Setiap yang keluar dari mulut, meluap dari hati. :) Godbless

KEEP CALM 
and 
STOP GOSSIPING
START PRAYING
    

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar