Langsung ke konten utama

Stop Gossiping! Start Praying!

    Kita harus terbiasa menjaga perkataan kita atau tidak itu akan menjadi bumerang dan menyerang diri kita sendiri. Semuanya belajar, tidak ada sifat alamiah sejak dari lahir yang karakternya sudah baik budi dan suci. Kita semua tahu, sejak Adam dan Hawa berdosa semua manusia di bumi tanpa terkecuali sudah memiliki a sinner's DNA.

   Mulut bisa kita pakai untuk memberkati atau mengutuk, kita diberi pilihan. Menggosipi hidup orang lain juga sama dengan mengutuk. Loh? Iya, karena gosip itu membicarakan sesuatu yang belum jelas faktanya tapi sudah di broadcast dari mulut ke mulut! tanpa sengaja beberapa orang akan melemparkan perkataan kutuk bagi si X yang digosipkan itu PADAHAL belum tentu benar beritanya. Belum lagi ia akan dibenci oleh orang yang telah mendengar gosip itu. Buat kita kaum perempuan, kalau tidak ada topik bagus mending kerjain yang lain! Ngapain ngumpul-ngumpul dan membicarakan setiap orang yang lewat? Tahu nggak menurut penelitian perempuan itu dalam sehari harus mengeluarkan 14.000 kata sementara laki-laki hanya 7000 kata per hari. Jadi perbanyak jam doa, biar 14.000 katanya berguna daripada ngegosip.


     Kita harus belajar untuk membiasakan LEBIH BANYAK MENDOAKAN orang lain daripada ngomongin mereka apalagi di belakangnya! Betapa munafiknya kita. Kalau kita tahu sikap/gaya hidup seseorang memang buruk, pilihlah untuk mendoakan dia, 'gosip' kan dia sama Tuhan Penciptanya saja dan jika memang ada dorongan untuk menegurnya, tegurlah. Tidak sadar juga? biarkan saja... yang penting kita sudah melakukannya karena kasih. Kita tidak pernah tahu apa saja yang telah membentuk karakter seseorang. Kita hanya bisa tahu namanya tanpa tahu kisah hidupnya. Kalau nggak mau menegur, ya diamkan atau doakan saja terus dan jaga mulut kita biar nggak kebablasan. Apa yang ingin orang lain perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga bagi mereka.. bukan begitu kataNya?

    Jagalah pergaulan kita, hindarilah kumpulan orang bocor mulut dan para pencemooh. Kalau kita mempunyai teman yang suka mendiskusikan orang lain tanpa memberi solusi, percayalah kita juga pasti di diskusikan dia sama temen-temennya yang lain, "Jangan bilang ya.. ini rahasia".  Menggosipi keburukan orang lain tidak membuatmu kelihatan lebih baik. Apalagi kalau dia seorang pelayan di gereja? Worship Leadernya pula dan yang digosipin adalah gembala/jemaatnya, BERTOBAT! Jaga kekudusan kita. Setiap yang keluar dari mulut, meluap dari hati. :) Godbless

KEEP CALM 
and 
STOP GOSSIPING
START PRAYING
    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saran buat para calon "Jurusan Kedokteran"

Waktu zaman kuliah, zaman abege.. aku mendengar curhatan dari salah satu dosen mudah di kampusku,  dr. JS di suatu ruang tutorial tentang susahnya kedokteran ini. Seketika rasanya dia sedang menguatkan penolakan dalam batinku, aku mau berhenti kuliah dan ambil jurusan sutradara! Harapanku seperti layangan terputus tak tergapai. SIAPA YANG SURUH AKU KEDOKTERAAAN?!! udah otak pas-pas, di gas belajar keras pun mentok-mentok segitu. (yah, aku tahu otakku tapi aku juga tahu dengan Siapa aku berjalan, The Keeper of the Heaven and Earth). Namun mengetahui orangtuaku lebih galak daripada Hitler, aku mengundurkan niat untuk keluar dan menguburnya ke dalam samudera atlantik. *dramatis*
Biar adek-adek tahu *sok tua*, gimana hidup mahasiswa FK zaman sekarang emang kebanyakan yang seperti ini:
Anak FK di mata masyarakat umum HAHAHAHA, mumet banget soalnya. Belum lagi kalau udah masuk masa koas/koskap/kepaniteraan klinik ya. Buset kalau itu nggak tahu lagi gregetnya gimana. Digiling, diinjak, diput…

Jagalah hati pasanganmu :)

Dari awal mengenalmu, caramu untukku memang tidak ada yang spesial. Aku ini wanita, wanita suka diperlakukan istimewa oleh mereka yang katanya "sayang" padanya. Jagalah hatiku.... sejak awal sudah ku katakan. AKU INI RAPUH :) sekali saja sentuhan kasar, itu akan jadi serpihan. Berusahalah untuk menjaga hati orang yang menyanyangimu karena ketika kamu sudah mengecewakannya , seribu kata maaf pun tak berarti apa-apa lagi.
Kau angkuh karena dicintai. Mungkin aku memang perempuan kesekian dari yang pernah bersamamu tapi aku BUKAN kesekian dari mereka yang bisa dibodohi olehmu :).  Jika TUHAN menciptakanmu menarik, mengucap syukurlah untuk pekerjaan tanganNya bukan untuk disombongkan apalagi itu di depan pasanganmu sendiri.
Tadinya aku mengira dirimu seperti perkataanmu. Kamu yang kata orang-orang itu baik tapi sama aja tuh. Namamu yang dulu harum kudengar kini berubah menjadi hembusan abu. Buat mereka mungkin kamu indah tapi sekarang kamu udah BEDA dimataku.
Kalau memang kamu menya…

Perbedaan Membantu dengan Melayani

Kalian Tahu Perbedaan antara Membantu dengan Melayani  ? :)

Penting : Mat 20:28 : Sama seperti Anak Manusia  datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani  dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan  bagi banyak orang.Markus 9:35 : Yesus duduk, lalu memanggil kedua belas pengikut-Nya itu. Ia berkata kepada mereka, "Orang yang mau menjadi yang nomor satu, ia harus menjadi yang terakhir dan harus menjadi pelayan semua orang."(BIS) Bercita-cita jadi PEMIMPIN? Kita harus jadi pelayan :)

Membantu itu identik ke upah sementara melayani adalah Ketulusan
Membantu biasanya digambarkan antara tangan ke tangan yang saling menopang sementara melayani biasanya digambarkan dengan kedua telapak tangan terbuka ke atas menggambarkan 'Kesiapan' seseorang atau istilah tangan yang terbuka sebagai gambaran siap untuk menolong kapan saja atau juga sering digambarkan tangan yang sedang mencuci kaki seseorang.

Pembantu belum tentu sepenuhnya berhati hamba tapi pelayan sudah pasti s…